Sunday, August 11, 2013

Melakukan Perawatan dan Perbaikan

          Merawat PC sangatlah mudah, karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk memeliharanya dari ancaman kerusakan. Dengan perawatan yang baik anda dapat menjauhkan kerusakan-kerusakan yang mungkin akan terjadi. Pekerjaan merawat dan membersihkan komputer tampaknya ringan akan tetapi berakibat beasar. Disarankan anda merawat dan membersihkan PC secara berkala, minimal 6 bulan sekali atau mungkin lebih sering lagi jika berada di lingkungan berdebu atau adanya peliharaan di rumah.
          A. Langkah-langkah Perawatan
        Sebelum melakukan perawatan PC, ada baiknya jika menyiapkan langkah-langkah perawatan sebagai berikut:
  1. Menyiapkan perkakas bantu
  2. Melakukan Perawatan PC
  3. Memeriksa hasil perawatan PC
  4. Melakukan tindakan Korektif
   1) Mempersiapkan perkakas bantu
Sebagaimana perawatan dan perbaikan periferal, alat bantu yang digunakan untuk merawat PC antara lain Obeng, Tang, Kuas, Kain kering atau Tisu, cairan pembersih, Mini air compresor, dan lain-lain.
Disamping itu, khusus untuk membersihkan floppy disk dan CD ROOM, anda perlu mempersiapkan disk cleaner dan CD cleaner. Disk cleaner untuk membersihkan dimana mata head baca tulis pada floppy disk dari debu dan kotoran dengan cara menggosoknya.

Sementara itu, CD Cleaner digunakan untuk membersihkan Optik lensa CD drive dengan cara menggosoknya memanfaatkan putaran.

       Untuk Keselamatan kerja, disarankan anda mengenakan masker penutup hidung agar debu dan kotoran yang berterbangan  tidak terhirup ketika anda meniup debu pada komponen.
   2) Melakukan perawatan PC
  • Pertama-tama, matikan PC dan cabut semua kabel yang terhubung ke CPU. Jika kabel yang terhubung sangat banyak, disarankan anda memberi tanda pada kabel dan port-nya sehingga anda tidak akan bingung untuk memasangnya kembali.
  • Gelarlah alas di atas meja, agar terhindar dari goresan.
  • Pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang baik.
  • Letakkan semua alat bantu pada jarak yang mudah di jangkau, sehingga tidak perlu kerepotan untuk mengambilnya.
  • Bukalah casing dengan membuka baut sekrup yang mengunci penutup casing, dan di letakkan di tempat yang aman.
  • Hati-hati terhadap listrik statis yang berada pada tubuh anda karena dapat merusak komponen-komponen PC. Sering-seringlah menyentuh logam casing. Jika memungkinkan, gunakan gelang khusus yang di ikatkan pada tangan dan casing agar proses pembuangan listrik statis dapat berjalan sempurna.
a) Casing
       Casing merupakan tempat pelindung dan melekatnya konponen-komponen PC. Umumnya permasalahan pada casing adalah berkumpulnya debu-debu yang melekat terutama pada Fan pendingin. Debu-debu dapat mengganggu fentilasi udara sehingga dapat mempengaruhi kinerja komputer.
      Disamping itu, tidak tertutup kemungkinan adanya sarang-sarang serangga atau bahkan bangkai serangga yang mati didalam Casing.
Berikut beberapahal untuk perawatannya:

  1. Gunakan kuas atau penyedot debu mini. Bersihkan hingga sudut-sudut casing, dengan menggunakan ujung sikat vacum cleaner yang sesuai. Pekerjaan ini bisa juga dilakukan denagan menggunakan mini air compressor yang berbentuk botol.
  2. Jika memungkinkan, lepaskan fan dari tempatnya sehingga roses pembersihan menjadi lebih sempurna.
  3. Gunakan Cairan pembersih jika debu pada daun fan melekat dengan cukup kuat dengan mengguanakan, contoh buds.
  4. Masalah lainnya adalah, untaian kabel-kabel yang terurai. Ikatlah dengan pengikat khusus dan aturlah sehingga rapi serta tidak menghalangi fentilasi udara.
  5. Periksalah lampu indikator dan sakelar di depan casing dan pastikan masih berfungsi dengan baik.
  6. Periksa juga bingkai I/O port dan pastikan terpasang dengan baik. Jangan biarkan ada lubang menganga guna mencegah tikus atau serangga masuk kesana.
  7. Langkah terakhir, bersihkan badan casing dengan menggunakan kain yang diberi cairan pembersih agar tampak mengkilap. Hindari cairan mengenai alat elektronik apapun karena dapat memburuk keadaan.
b) Power Supply
      Power Supply merupakan penyedia tenaga listrik bagi sistem PC. Perawatan umum yang dilakukan pada power supply adalah sebagai berikut:

  1. Membersihkan debu-debu yang melekat didalamnya. Debu-debu yang melekat kuat sebagai akibat isapan udara dari fan dapat menghalangi sirkulasi udara dan dapat merusak power supply dan bahkan komputer.
  2. Untuk membersihkannya, akan lebih baik jika kontak power supply dibuka sehingga debu akan keluar dengan sempurna. Jika sebaliknya gunakan air compressor yang meniup bukan menghisap, agar debu dapat keluar.
  3. Pakailah bilah pensil untuk mencegah berputarnya daun fan ketika dilakukan proses peniupan. Jangan lupa mengenakan masker atau kacamata untuk mencegah terhirupnya debu dan mengenai mata.
  4. Jika debu melekat kuat dan tidak dapat dibersihkan menggunakan air compressor, gunakan cotton buds yang sudah diberi cairan pembersih. Lakukan dengan hati-hati.
  5. Jika memungkinkan, Gunakan perangkat stabilizer guna menghindari tidak stabilnya tenaga listrik.
  6. Bersihkan permukaan logam kotak power supply dengan  menggunakan lap bersih yang telah dibasahi cairan pembersih
c) CPU atau Processor
      Processor merupakan komponen terpenting dan bertindak sebagai otak sistem komputer. Semakin cepat procrssor dalam mengolah data, semakin banyak panas yang dikeluar. Oleh sebab itu, pemantauan terhadap panas ini mutlak diperhatikan. Jika tidak, bisa berakibat fatal, yaitu processor dapat rusak total.
      Debu yang melekat kuat merupakan masalah utama pada komponen ini. Debu dapat mengganggu proses pelepasan panas dari processor. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan seputar perawatan processor:
  1. Gunakan fan serta heatsink yang sesuai peruntukannya. Pilihlah fan yang berputar kencang dan memiliki putaran minimal 5400 rpm.
  2. Jika memungkinkan, gunakan fan dan heatsink yang lebih besar.
  3. Pastikan tangan anda tidak basah oleh keringat ketika menangani komponen ini. Disarankan untuk mengenakan sarung tangan khusus
  4. Bersihkan debu dengan menggunakan kuas kecil atau vacun cleaner.
  5. Akan lebih baik jika heatsink dilepas agar proses pembersihan berlangsung sempurna. Dan lakukan dengan hati-hati.
  6. Bersihkan bilah-bilah fan bagian atas dan bawah dengan menggunakan cotton buds yang telah dibasahi cairan pembersih.
  7. Lumasi poros fan agar putaran berjalan lancar.
  8. Pasang kembali heatsink dan fun-nya dengan benar. Jangan lupa mengoleskan thermal paste antara permukaan processor dan heatsink agar proses konduksi panas berjalan sempurna. Pastikan keduanya melekat sempurna.
  9. Pastikan konektor catu daya fan terhubung dengan baik.
d) RAM
      RAM merupakan komponen primer PC yang juga perlu mendapatkan perawatan yang cukup saksama. RAM berfungsi sebagai tempat menampung data ketika sedang diolah oleh processor. Adapun masalah utama yang perlu mendapat perhatian adalah debu yang menempel pada RAM. Debu tersebut menghalangi proses pelepasan panas ke udara.
      Selain itu, masalah utama pada RAM adalah gangguan pada kaki-kakinya oleh korosi sebagai akibat sentuhan tangan yang berkeringat.

Berikut adalah beberapahal yang terkait perawatan RAM:
  1. Jika memungkinkan, pasanglah modul RAM yang telah dilengkapi dengan heatsink agar pelepasan panas lebih sempurna.
  2. Sentuhlah badan casing untuk membuang listrik statis di badan anda sebelum melepaskan RAM.
  3. Lepaskan RAM dengan hati-hati.
  4. Jangan pernah menyentuh kaki-kaki RAM dengan tangan anda karena keringat mengandung garam-garam yang dapat menyebabkan Korosi.
  5. Bersihkan debu dari sirkuit RAM dengan kuas. Gunakan cairan pembersih.
  6. Untuk menghilangkan karat yang mungkin ada pada kakinya, gunakan cotton buds yang telah dibasahi cairan pembersih. Gosokkan dengan hati-hati. Korosi bisa juga dihilangkan denggan menggunakan karet penghapus pensil.
  7. Bersihkan slot memori dengan menggunakan vacum cleaner. Hindari pekerjaan ini menggunakan kuas, karena dikhawatirkan bulu pada kuas akan rontok dan tersangkut didalam kuas.
  8. Jika modul RAM dan slot sudah benar-benar bersih, tancapkan kembali modul ke slot-nya dengan hati-hati dan pastikan tertancap sempurna.
e) VGA Card
      VGA Card atau disebut juga display adapter berfungsi sebagai jembatan antara komputer dan monitor. Dalam VGA inilah grafik yang diolah, untuk selanjutnya akan tampil di monitor. Sebagai mana Processor dan RAM, Masalah utama yang sering muncul pada komponen ini adalah debu yang menumpuk pada heatsink dan fan-nya.
      Harap diperhatikan bahwa VGA kelas middle end hingga high end jika melakukan tugas grafik yang berat akan menghasilkan panas yang berlebihan. Oleh sebab itu, pemantauan oleh sistem pendingin VGA card juga mutlak dilakukan.
      Disamping masalah debu, masalah lain yang menyangkut VGA adalah suara fan yang cukup berisik serta putarannya yang tidak stabil. Beikut beberapa hal yang perlu diperhatikan perihal perawatan VGA card:
  1. Sentuhlah badan casing sebelum membongkar VGA card.
  2. Bukalah baut yang mengunci kartu dengan menggunakan obeng.
  3. Lepaskan tuas pengunci kartu pada slot-nya. ( jika ada )
  4. Cabut kartu pada slot-nya secara hati-hati
  5. Jangan pernah menyentuh kaki kartu menggunakan tanggan.
  6. Bersihkan debu-debu yang menempel pada fan dan heatsink dengan menggunakan kuas kecil atau Vacum cleaner.
  7. Jika debu melekat kuat, gunakan cairan pembersih dengan menggunakan cotton buds.
  8. Hati-hati, cairan pembersih jangan mengenai rangkaian elektronik.
  9. Kencangkan dudukan Fan pada Heatsink jika longgar. Jika heatsink juga longgar, lepaskan dari GPU-nya (Graphic Processor Unit). Jangan lupa untuk mengoleskan thermal paste gel seperti yang dilakukan pada processor.
  10. Jika pada kaki kartu terdapat korosi, bersihkan seperti yang dilakukan pada kaki RAM.
  11. Bersihkan slot VGA card dari debu dengan menggunakan vacum cleaner. Jangan menggunakan kuas karena di hawatirkan bulu kuas akan rontok dan tersangkut didalamnya.
  12. Jika sudah bersih, masukkan kembali kartu ke slot-nya dengan baik dan sempurna.
f) Expansion Card

      Expansion card merupakan perangkat tambahan yang brfungsi untuk keperluan tertentu. Seperti sound card, NIC, TV tuner, dab lain-lain. Menurut jenis slot-nya, expansion card bisa terdiri atas PCI, ISA, AGP, atau PCI-X.
      Masalah debu yang biasa muncul pada peralatan lain mungkin juga terjadi pada alat ini. Masalah lainnya adalah korosi yang mungkin menimpa kaki-kaki kartu. Cara membersikannya tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan pada VGA Card. Satu yang harus di ingat adalah faktor kehati-hatian dalam melakukan pekerjaan.

g) Motherboard
      Motherboard merupakan tempat semua komponen PC terpasang. Antara motherboard yang satu dengan yang lain banyak perbedaan tergantung pada fitur yang disusunnya, seperti sound onboard, VGA onboard, LAN onboard, dan lain-lain. Semakin banyaknya fitur yang disediakan motherboard, semakin banyak panas yang dihasilkan. Berikut adalah hal-hal yang terkait perawatan motherboard:
  1. Untuk masalah debu sarang serangga yang menempel, baik pada rangkaian elektroniknya baik slot-slot yang masih kosong. Bersihkan dengan kuas atau Vacum Cleaner.
  2. Jika kabel-kabel menjuntai, ikatlah sehingga tampak rapi dan dapat memperlancar sirkulasi udara.
  3. Bersihkan debu-debu yang menumpuk pada I/O pord di belakang casing menggunakan air compressor yang disemprotkan (udara bertekanan).
  4. semakin banyak periferal yang terpasang, disarankan anda menggunakan power supply dengan daya (watt) lebih besar sehingga tidak mengganggu kinerja motherboard.
  5. Jika motherboard anda berumur lebih dari 2 tahun, disarankan untuk mengganti baterai CMOS. Namun, operasi ini akan mereset setting BIOS pada keadaan default-nya. Oleh sebab itu, sebelum melakkannya, disarankan anda mencatat semua setting BIOS sebelumnya.
  6. Pastikan tidak ada benda-benda kecil yang terbuat dari logam yang menyangkut atau tertinggal, terutama di atas moterboard. Kecerobohan ini akanberakibat fatal dan dapat menyebabkan kerusakan pada motherboard.
h) Harddisk
       Harddisk merupakan komponen yang sangat penting karena menampung data-data, baik berupa file dokumen, sistem operasi, program dan lain-lain. Sering kali data yang berada di dalam lebih berharga dari nilai unit PC secara keseluruha. Oleh sebab itu perawatan untuk komponen yang satu inimutlak dilakukan. Jika anda memang memiliki data yang sangat penting, disarankan anda membuat cadang (back up) data pada media lain, seperti CD/DVD ROM dan Flashdisk.
      Harddisk merupakan komponen yang rentan terhadap kerusakan. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatannya:
  1. Periksa kabel-kabel data catu daya. Pastikan terpasang dengan kuat.
  2. Rapikan kabel-kabel sehingga sirkulasi udara menjadi lebih lancar.
  3. Jika harddisk anda memiliki putaran lebih dari 7200 rpm, disarankan anda memasang fan pada harddisk untuk membuang panas yang berlebihan.
  4. Periksa dudukan harddisk. Pastikan dudukan harddisk tidak longgar serta baur-baur dalam kondisi kencang.
      Disamping perawatan secara hardware, harddisk juga harus dirawat secara software. Untuk perawatan secara software, cukup dilakukan dengan menggunakan tools ketika kita memasang sistem operasi, seperti Scandisk dan Disk Defragmenter.